Cara Membuat Sertifikat Rumah yang Mudah dan Tepat di Tahun 2018

Draftgorenh.com – Bagi sebagian orang, memiliki sertifikat rumah merupakan hal yang sangat penting. Sertifikat rumah adalah bukti legalitas kepemilikan suatu rumah yang sah dan diakui oleh pemerintah. Namun, tidak semua orang tahu cara membuat sertifikat rumah dengan benar. Oleh karena itu, artikel ini akan memberikan panduan cara membuat sertifikat rumah yang mudah dan tepat di tahun 2018.

Memiliki sertifikat rumah adalah hal yang penting bagi setiap pemilik rumah. Sertifikat rumah merupakan bukti legalitas kepemilikan rumah yang sah dan dapat dijadikan sebagai jaminan dalam berbagai transaksi, seperti jual beli atau sewa menyewa. Jika Anda belum memiliki sertifikat rumah, jangan khawatir. Artikel ini akan membahas cara membuat sertifikat rumah 2018 dengan mudah.

Jenis Sertifikat Rumah

Jenis Sertifikat Rumah

Sebelum memulai pembuatan sertifikat rumah, ada baiknya Anda mengetahui jenis-jenis sertifikat rumah yang ada. Ada tiga jenis sertifikat rumah, yaitu:

  • Sertifikat Hak Milik (SHM)
  • Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)
  • Sertifikat Hak Pakai (SHP)

Syarat Pembuatan Sertifikat Rumah

Setelah mengetahui jenis-jenis sertifikat rumah, selanjutnya adalah mengetahui syarat-syarat pembuatan sertifikat rumah. Syarat pembuatan sertifikat rumah antara lain:

  1. Memiliki dokumen asli yang menunjukkan kepemilikan rumah, seperti sertifikat asli, bukti pembayaran pajak, dan surat pernyataan warisan.
  2. Melakukan pengukuran ulang terhadap rumah oleh pihak yang berwenang.
  3. Melengkapi berbagai dokumen yang dibutuhkan, seperti surat pernyataan kebenaran data dan surat persetujuan dari tetangga.
  4. Membayar biaya administrasi pembuatan sertifikat rumah.

Langkah-langkah Pembuatan Sertifikat Rumah

Setelah memenuhi syarat-syarat pembuatan sertifikat rumah, selanjutnya adalah memulai proses pembuatan sertifikat rumah. Berikut adalah langkah-langkah pembuatan sertifikat rumah:

  1. Melakukan pengukuran ulang terhadap rumah oleh pihak yang berwenang.
  2. Mendapatkan Surat Ukur dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
  3. Melengkapi berbagai dokumen yang dibutuhkan, seperti surat pernyataan kebenaran data dan surat persetujuan dari tetangga.
  4. Membayar biaya administrasi pembuatan sertifikat rumah.
  5. Mengajukan permohonan pembuatan sertifikat rumah ke Kantor Pertanahan setempat dengan melampirkan dokumen-dokumen yang telah dilengkapi.
  6. Menunggu proses verifikasi dan validasi dokumen oleh Kantor Pertanahan setempat.
  7. Jika dokumen telah dinyatakan valid, maka Anda akan diberikan Surat Pemberitahuan (SPTJM) untuk melakukan pembayaran Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
  8. Setelah pembayaran BPHTB selesai, maka Anda akan diberikan sertifikat rumah.

Itulah cara membuat sertifikat rumah 2018 dengan mudah. Dengan memiliki sertifikat rumah, Anda dapat merasa lebih aman dan tenang dalam memiliki rumah. Selain itu, sertifikat rumah juga dapat dijadikan sebagai jaminan dalam berbagai transaksi, seperti jual beli atau sewa menyewa. Jadi, pastikan Anda memiliki sertifikat rumah yang sah dan legal.

Tips Rumah: Cara Membuat Sertifikat Rumah 2018

Tips Rumah: Cara Membuat Sertifikat Rumah 2018

1. Persiapkan Dokumen-Dokumen Penting

Sebelum membuat sertifikat rumah, pastikan Anda telah mempersiapkan dokumen-dokumen penting seperti Surat Bukti Kepemilikan Tanah (SBK), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan PBB terakhir. Dokumen-dokumen ini akan diminta oleh pihak Kantor Pertanahan setempat.

2. Siapkan Biaya yang Dibutuhkan

Untuk membuat sertifikat rumah, Anda perlu menyiapkan biaya yang dibutuhkan. Besar biaya yang diperlukan akan bervariasi tergantung pada luas tanah dan bangunan, serta lokasi rumah Anda.

3. Kunjungi Kantor Pertanahan Setempat

Setelah mempersiapkan dokumen-dokumen penting dan biaya yang dibutuhkan, kunjungi Kantor Pertanahan setempat untuk mengajukan permohonan pembuatan sertifikat rumah. Serahkan dokumen-dokumen yang diminta dan bayar biaya yang telah ditentukan.

4. Tunggu Proses Verifikasi dan Validasi

Setelah mengajukan permohonan, Kantor Pertanahan akan melakukan verifikasi dan validasi dokumen yang Anda serahkan. Proses ini bisa memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berminggu-bulan tergantung pada banyaknya permohonan yang masuk dan kondisi Kantor Pertanahan setempat.

5. Lakukan Pembayaran dan Ambil Sertifikat Rumah

Jika permohonan Anda disetujui, Anda akan diminta untuk melakukan pembayaran sisa biaya dan mengambil sertifikat rumah yang telah selesai dibuat. Pastikan Anda menyimpan sertifikat rumah dengan aman dan jangan sampai hilang atau rusak karena akan sulit jika harus membuat sertifikat rumah yang baru.

Cara Memecah Sertifikat Tanah Anda – Rumah.com #TipsRumah | Video

Tips Membuat Sertifikat Rumah 2018

Persiapan Dokumen

Sebelum membuat sertifikat rumah, pastikan dokumen-dokumen berikut siap:

No. Dokumen
1 Surat Keterangan Tanah dari Kelurahan/Kecamatan
2 Surat Ukur dari Badan Pertanahan Nasional
3 Akta Jual Beli
4 Surat Pajak Bumi dan Bangunan
5 Surat Izin Mendirikan Bangunan

Proses Pembuatan Sertifikat Rumah

Berikut adalah langkah-langkah membuat sertifikat rumah:

No. Langkah
1 Mengisi formulir permohonan sertifikat rumah di Kantor Pertanahan
2 Melampirkan dokumen-dokumen yang telah disiapkan
3 Melakukan pembayaran biaya pengurusan sertifikat rumah
4 Tunggu proses penerbitan sertifikat rumah

Keuntungan Memiliki Sertifikat Rumah

Memiliki sertifikat rumah memberikan beberapa keuntungan, di antaranya:

  • Menjadi bukti sah kepemilikan rumah
  • Mempermudah proses jual beli rumah
  • Mempermudah proses pinjaman bank

Panduan Membuat Sertifikat Rumah 2018

Apa itu sertifikat rumah?

Sertifikat rumah adalah dokumen resmi yang menyatakan kepemilikan atas suatu properti, yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk membuat sertifikat rumah?

Dokumen yang dibutuhkan untuk membuat sertifikat rumah antara lain: surat tanah, surat ukur, rekening listrik, dan kartu keluarga.

Bagaimana cara membuat sertifikat rumah?

Untuk membuat sertifikat rumah, Anda harus mengajukan permohonan ke BPN. Setelah itu, BPN akan melakukan verifikasi dan pengecekan dokumen yang Anda berikan. Jika dokumen sudah lengkap dan memenuhi persyaratan, maka BPN akan menerbitkan sertifikat rumah.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat sertifikat rumah?

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat sertifikat rumah bervariasi tergantung dari kompleksitas dan keadaan dokumen yang diajukan. Namun, secara umum prosesnya dapat memakan waktu antara 2-3 bulan.

Berapa biaya yang diperlukan untuk membuat sertifikat rumah?

Biaya yang diperlukan untuk membuat sertifikat rumah tergantung dari luas tanah dan lokasi properti. Pastikan untuk mengecek tarif yang berlaku di BPN setempat sebelum mengajukan permohonan.

Apakah sertifikat rumah bisa dicetak ulang jika hilang?

Ya, sertifikat rumah bisa dicetak ulang jika hilang. Namun, prosesnya akan memakan waktu dan biaya tambahan.

Apakah sertifikat rumah bisa diwariskan?

Ya, sertifikat rumah bisa diwariskan kepada ahli waris dengan melalui proses pewarisan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Cara Membuat Donat JCO Rumahan yang Lezat

Draftgorenh.com – Membuat donat JCO rumahan bisa jadi alternatif bagi kamu yang ingin menikmati donat JCO tanpa harus pergi ke toko. Berikut adalah resep...
draftgorenh
2 min read

Cara Mencegah Rumah dari Kelembaban yang Berlebihan

Draftgorenh.com – Kelembaban yang berlebihan di dalam rumah dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti alergi, asma, dan iritasi kulit. Selain itu, kelembaban juga dapat merusak...
draftgorenh
4 min read

Cara Mengukur Tegangan Listrik Rumah dengan Multitester

Draftgorenh.com – Apakah Anda ingin mengetahui cara mengukur tegangan listrik rumah dengan multitester? Tidak perlu khawatir, karena pada artikel ini kami akan memberikan panduan...
draftgorenh
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *