Cara Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Draftgorenh.com – Apabila Anda ingin melakukan balik nama sertifikat rumah, pastikan untuk mengetahui langkah-langkahnya dengan benar. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menghitung biaya balik nama sertifikat rumah dengan tepat. Berikut adalah cara menghitung biaya balik nama sertifikat rumah:

Cara Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Cara Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Ketika ingin melakukan balik nama sertifikat rumah, tentu saja ada biaya yang harus dikeluarkan. Biaya ini berbeda tergantung pada lokasi rumah dan harga jual rumah tersebut. Namun, tahukah Anda bagaimana cara menghitung biaya balik nama sertifikat rumah? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Biaya Pajak

Biaya pajak adalah biaya yang harus dibayarkan kepada pemerintah atas peralihan kepemilikan sertifikat rumah. Besarnya biaya ini tergantung pada harga jual rumah tersebut dan dapat dihitung dengan persentase tertentu. Di Indonesia, persentase pajak atas peralihan hak atas tanah dan bangunan (PPh) adalah 5% dari harga jual rumah.Contoh perhitungan:Harga jual rumah: Rp 1.000.000.000,-Biaya pajak: 5% x Rp 1.000.000.000,- = Rp 50.000.000,-

2. Biaya Notaris

Biaya notaris adalah biaya yang harus dibayarkan kepada notaris yang bertugas untuk membuat dan mengesahkan akta jual beli rumah. Besarnya biaya notaris bervariasi tergantung pada daerah, namun biasanya berkisar antara 1-2% dari harga jual rumah.Contoh perhitungan:Harga jual rumah: Rp 1.000.000.000,-Biaya notaris: 1,5% x Rp 1.000.000.000,- = Rp 15.000.000,-

3. Biaya Balik Nama Sertifikat

Biaya balik nama sertifikat adalah biaya yang harus dibayarkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengganti nama pemilik pada sertifikat rumah. Besarnya biaya ini bervariasi tergantung pada daerah, namun biasanya berkisar antara Rp 2.000.000,- hingga Rp 5.000.000,-.Contoh perhitungan:Biaya balik nama sertifikat: Rp 3.000.000,-

4. Biaya Lainnya

Selain biaya di atas, ada juga biaya lainnya yang mungkin perlu dikeluarkan seperti biaya surat-surat dan biaya administrasi. Biaya ini biasanya tidak terlalu besar namun tetap harus diperhitungkan.

5. Total Biaya

Setelah menghitung semua biaya di atas, maka total biaya balik nama sertifikat rumah dapat dihitung dengan menjumlahkan semua biaya tersebut.Contoh perhitungan:Biaya pajak: Rp 50.000.000,-Biaya notaris: Rp 15.000.000,-Biaya balik nama sertifikat: Rp 3.000.000,-Total biaya: Rp 68.000.000,-Dengan mengetahui cara menghitung biaya balik nama sertifikat rumah, Anda dapat memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan sebelum melakukan proses balik nama sertifikat rumah. Pastikan untuk mempersiapkan dana yang cukup agar proses balik nama sertifikat rumah dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.

Tips Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Tips Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

  1. Cek Biaya Administrasi

    Sebelum melakukan balik nama sertifikat rumah, pastikan untuk mengecek biaya administrasi yang diperlukan. Biaya administrasi ini cukup bervariasi tergantung dari daerah masing-masing, jadi pastikan untuk mengecek di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat atau melalui website resmi BPN.

  2. Hitung Pajak yang Harus Dibayarkan

    Selain biaya administrasi, Anda juga harus menghitung pajak yang harus dibayarkan saat melakukan balik nama sertifikat rumah. Pajak yang harus dibayarkan terdiri dari Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas penjualan properti. Untuk menghitung pajak tersebut, bisa dilakukan melalui website resmi Direktorat Jenderal Pajak atau konsultasikan dengan kantor pajak setempat.

  3. Perhatikan Biaya Tambahan

    Selain biaya administrasi dan pajak, ada beberapa biaya tambahan yang mungkin harus dikeluarkan saat melakukan balik nama sertifikat rumah. Biaya tambahan tersebut bisa berupa biaya pengurusan dokumen, biaya notaris, biaya pengukuran tanah, dan lain sebagainya. Pastikan untuk mengecek dengan teliti dan mempersiapkan dana yang cukup.

  4. Gunakan Jasa Profesional

    Jika merasa kesulitan atau tidak memiliki cukup waktu untuk mengurus balik nama sertifikat rumah, bisa menggunakan jasa profesional seperti notaris atau pengacara properti. Namun, pastikan untuk memilih jasa yang terpercaya dan memiliki pengalaman yang cukup agar proses balik nama sertifikat rumah dapat berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

  5. Simpan Bukti-bukti Pembayaran

    Terakhir, pastikan untuk menyimpan bukti-bukti pembayaran secara teliti agar memudahkan jika suatu saat dibutuhkan untuk keperluan lain. Bukti-bukti pembayaran ini bisa berupa kwitansi atau slip pembayaran dari kantor BPN, kantor pajak atau jasa profesional yang digunakan.

CARA MENGURUS BALIK NAMA RUMAH ATAU TANAH DISERTAI PROSEDUR DAN BIAYANYA | Video

Cara Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Perhitungan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Bagi pemilik rumah yang ingin melakukan balik nama sertifikat rumah, perlu mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan. Berikut adalah perhitungan biaya balik nama sertifikat rumah:

No Uraian Biaya Biaya (Rp)
1 Biaya Pengurusan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) 1.000.000
2 Biaya Pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) 2.000.000
3 Biaya Pajak Pengalihan 5.000.000
4 Biaya Notaris 2.000.000
Total Biaya 10.000.000

Perlu diingat bahwa biaya di atas dapat berbeda-beda tergantung dari daerah dan peraturan yang berlaku di setiap daerah. Oleh karena itu, sebaiknya melakukan pengecekan terlebih dahulu mengenai peraturan yang berlaku di daerah masing-masing.

Cara Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

Apa itu balik nama sertifikat rumah?

Balik nama sertifikat rumah adalah proses pengalihan hak atas nama sertifikat rumah dari pemilik lama ke pemilik baru.

Siapa yang bertanggung jawab untuk mengurus balik nama sertifikat rumah?

Pemilik baru bertanggung jawab untuk mengurus balik nama sertifikat rumah.

Apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus balik nama sertifikat rumah?

Dokumen yang dibutuhkan antara lain sertifikat asli, fotokopi KTP pemilik lama dan pemilik baru, surat kuasa (jika menggunakan jasa pengurus), dan surat pernyataan pengalihan hak.

Berapa biaya yang diperlukan untuk mengurus balik nama sertifikat rumah?

Biaya yang diperlukan untuk mengurus balik nama sertifikat rumah tergantung pada besarnya nilai jual properti dan besarnya pajak yang harus dibayarkan. Secara umum, biaya balik nama sertifikat rumah berkisar antara 5-10% dari harga jual properti.

Apakah biaya balik nama sertifikat rumah bisa dinegosiasikan?

Biaya balik nama sertifikat rumah bisa saja dinegosiasikan tergantung pada kesepakatan antara pemilik lama dan pemilik baru.

Apakah ada risiko ketika mengurus balik nama sertifikat rumah?

Ada risiko terjadinya penipuan atau penggelapan dokumen oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, sebaiknya menggunakan jasa pengurus yang terpercaya dan melakukan verifikasi dokumen dengan teliti.

Cara KPR Rumah Baru yang Mudah dan Cepat

Draftgorenh.com – Memiliki rumah sendiri adalah impian banyak orang. Namun, tidak semua orang mampu membeli rumah secara tunai. Oleh karena itu, Kredit Pemilikan Rumah...
draftgorenh
4 min read

Cara Menghindari Lalat di Rumah yang Efektif

Draftgorenh.com – Lalat seringkali menjadi masalah di rumah. Selain mengganggu kenyamanan, lalat juga dapat menyebarkan penyakit. Oleh karena itu, penting untuk menghindari kedatangan lalat...
draftgorenh
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *