Cara Pasang Solenoid Valve

Solenoid merupakan sebuah kumparan yang terbuat dari sebuah kabel yang panjang dan dililitkan dengan sangat rapat, dengan ukuran  panjang kabel yang lebih besar dari diameternya.

Adapun Solenoid valve, ia adalah salah satu komponen solenoid yag banyak digunakan di berbagai bidang, misalnya otomotif.

Sebagai kran air mineral pada depot isi ulang, dan lain-lain dengan cara dan sistem kerja yang sama. Komponen dengan jenis valve (katup) bekerja menggunakan tenaga elektromekanik.

Yaitu dengan memadukan antara kekuatan listrik dengan gerakan mekanis.

Simak juga artikel kami tentang: sifat gas ideal

Jenis solenoid valve khusus untuk air perumahan umumnya 220 AC, DC 24 Volt, dan juga DC 12 Volt dengan ukuran pipa ¾ inch.

cara pasang Solenoid Valve

Cara Pasang Solenoid Valve

  1. Sebelum anda melakukan proses pemasangan, terlebih dahulu lihat dan pelajari buku manual instruksi dari katup solenoid yang anda gunakan tentang cara pasang solenoid valve.

 

  1. Silahkan anda periksa rangkaian pipa dan juga media katup pada solenoid. Semua rangkaian tersebut perlu anda bersihkan terlebih dahulu sebelum anda pasang dan gunakan. Pastikan juga bahwa anda memeriksa kebersihan filter yang mengalirkan cairan menuju solenoid, hal ini untuk mencegah masuknya kotoran yang akan mengganggu sistem kerja dari katup solenoid anda .

 

  1. Pastikan anda memeriksa bahwa katup solenoidnya terpasang sesuai arahnya bekerja (satu arah). Sebab jika posisi tersebut terbalik maka solenoid valve anda tidak akan bekerja dengan baik. Silahkan perhatikan tanda panah yang ada pada katup solenoid sebagai petunjuk arahnya.

 

  1. Pastikan bahwa Instalasi solenoid valve khsususnya pada badan katup valve horizontal terpasang dengan benar.

 

  1. Pastikan juga bahwa Kontak dan komponen listrik lainnya yang berfungsi sebagai penghubung dengan arus aliran listrik tidak goyang, sebab hal itu akan bisa menyebabkan katup solenoid tidak bekerja dengan baik, dan bahkan tidak berfungsi.

 

  1. hubungkan solenoid valve dengan rangkaian pipa yang sebelumnya telah anda siapkan. Perlu anda ketahui bahwa terdapat potongan atau sambungan pipa khusus yang biasanya digunakan sebagai dudukan dari solenoid valve.
  2. Siapkan sakelar untuk menjadi stop kontak, pastikan juga bahwa anda telah membuat rangkaian yang benar dari sumber listrik menuju sakelar stop kontak, hingga ke solenoid valve.

 

  1. Hubungkan antara kabel yang berasal dari stop kontak dengan tangkai untuk kabel yang ada di solenoid valve.

 

  1. Secara ringkas, solenoid valve berada di antara sumber listrik dan sumber air yang akan di alirkan. Ketika anda menghidupkan sakelar, maka listrik dari sumber listrik anda akan mengalir ke solenoid valve dan membuat katupnya terbuka. sShingga air mengalir dari dari sumbernya menuju ke tempat yang ada atau yang terhubung dengan ujung solenoid valve anda.

Anda dapat dengan mudah melihat proses ini pada lemari pengisian air minum mineral atau depot air minum isi ulang.

Demikian juga jika sakelar anda matikan, maka aliran air akan otomatis berhenti karena katup solenoid valve akan menutup dengan sendirinya saat aliran listrik berhenti.

Permasalahan pada Selenoid Valve

cara pasang solenoid valve air

Baca juga tulisan kami tentang: peta buta indonesia

Jika setelah semua langkah telah anda lakukan, atau setelah beberapa waktu solenoid valve anda menjadi tidak bekerja. Maka ada beberapa hal yang perlu anda lakukan, yaitu:

  1. Lakukan pemeriksaan kabel listrik apakah tersambung dengan baik dan benar;
  2. Periksa apakah letak solenoid tidak terbaik antara air masuk dan arah air keluarnya. Pada bagian bawah pipa solenoid terdapat tanda panah yang bisa anda ikuti.
  3. Periksa apakah kabel kumparan solenoid valve tidak ada yang putus, hal ini dapat anda lakukan menggunakan multimeter.
  4. Lepaskan keempat baut yang ada di keempat sudut pipa, yang menghubungkan solenoid valve dengan pipa dudukannya. Kemudian, periksa bagian dalam solenoid valve, anda akan temukan di dalamnya sebuah vegas (per) kecil yang menekan membran katup solenoid valve. Pisahkan membrane katup tersebut dan bersihkan kotoran yang menempel menggunakan kuas bersih. Pastikan bahwa kuas yang anda pakai adalah kuas yang bersih dari minyak dan tidak pernah digunakan untuk bahan selain air. Sebab hal ini akan mempengaruhi rasa dan bau air yang keluar dari solenoid valve anda.